Dalam rangka memperingati hari Bahasa Arab sedunia yang jatuh pada tanggal 18 Desember, Program studi Bahasa dan sastra Arab (BSA) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) sukses menyelanggarakan Workshop Bahasa dengan mengusung tema
إِزَالَةً فَيْرُوس “الْكُتْلَةِ الْعَقْلِيةِ” بالتنويم الْمُغْنَاطِيسِي لِتَرْقِيَةِ كَفَاءَةِ مَهَارَةِ الْكَلَامِ
(Menghilangkan Virus “Mental Block” Dengan hypnosis Untuk Meningkatkan Kemampuan Keterampilan Berbicara).
Acara yang bertempat di auditorium gedung Hasyim Asy’ari ini, diikuti oleh seluruh mahasiswa BSA dan tamu undangan dari delegasi SLTA sederajat pada Rabu (14/12/ 2022).
Sebelum seminar berlangsung, acara ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran dan sholawat al-Fatih. Kemudian sambutan kaprodi BSA Unugiri, Sambutan Dekan Fakultas Syariah dan Adab, Sambutan wakil Rektor 1 dan dilanjut dengan tampilan-tampilan.
Dalam sambutannya Nilna Indriana selaku kaprodi BSA memaparkan bahwa hari bahasa Arab sedunia sesuai dengan tanggal ditetapkannya bahasa Arab sebagai bahasa resmi internasional oleh PBB.
“Oleh karena itu mahasiswa BSA harus tahu hari besarnya, yaitu jatuh pada tanggal 18 Desember yang tentunya tidak hanya dirayakan saja tapi juga harus disyiarkan” Tambahnya.
Sambutan kedua oleh Dekan Fakultas Syari’ah dan Adab Agus Sholahudin Shidiq, dia mengatakan bahwa pentingnya mencintai bahasa Arab.
Hal tersebut senada dengan pernyataan dalam sambutan yang disampaikan oleh wakil Rektor I H. Ridlwan Hambali. Dia mengatakan bahwa memilih belajar bahasa Arab adalah pilihan yang tepat.
“Walaupun saya basic nya syariah tetapi kecintaan terhadap bahasa Arab melebihi kecintaan terhadap syariah itu sendiri. Alasan kalian beruntung memilih bahasa Arab itu karena mendapatkan dua nilai sekaligus. Yakni nilai kompetensi akhirat dan kompetensi dunia” tuturnya.
Sebelum materi berlangsung, ada beberapa tampilan dari para mahasiswa BSA, yang pertama penayangan profil BSA Unugiri, yang kedua Video Persembahan Tari Saman, dan pementasan terakhir ghina’Arobiy atau Cover lagu Arab.
Selanjutnya Memasuki acara inti yaitu pemaparan materi dari Dr. Inchinia Angger Rowin, S.Fil. I., M.Pd. I (Dosen IAI Hasanuddin Pare dan Founder LP Masqot Dirghoem Academy Kampung Inggris Pare) yang dipandu oleh salah satu dosen BSA, yakni Mas Tajuddin Ahmad.
Beliau memaparkan tentang cara menghilangkan virus “Mental Block” dengan hypnosis untuk meningkatkan kemampuan keterampilan berbicara. Beliau mengatakan ciri seseorang terkena Mental Block ada 4 macam, yaitu:حَيَاء، الخشية من النقاد، الخوف من الخطاء، الظن بأن تكلم العربية أمر صعب.
Acara Workshop kali ini berbeda pada umumnya. Narasumber langsung mengajak mahasiswa praktik dalam setiap pemaparannya. Inchinia memilih Hypnosis melalui games dan nyanyian bahasa Arab serta banyak doorprize yang dibagikan saat games berlangsung.
“Penyakit mental block pada mahasiswa bahasa Arab tentunya harus segera diobati, Karena jika tidak segera diobati tidak ada kemajuan dalam dirinya sampai semester akhir nanti.” Pungkasnya dalam pemaparan materi. Untuk lihat berita kami yang lain, klik disini.