Mahasiswa Akhir Prodi BSA Unugiri Ikuti Ujian Seminar Proposal
January 27, 2026Fakultas Syariah dan Adab Gelar Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran Semester Ganjil 2025/2026
February 10, 2026
bsa.unugiri.ac.id, Bojonegoro — Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMP BSA) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) menyelenggarakan Workshop Digital Creative Skill for Future Careers pada Sabtu, (07/02/2026), bertempat di Smartclass Unugiri.
Workshop ini diikuti oleh mahasiswa lintas program studi yang memiliki ketertarikan pada dunia kreatif digital dan kewirausahaan. Kegiatan dirancang sebagai bekal keterampilan praktis agar mahasiswa mampu menghadapi tantangan dunia kerja dan menciptakan peluang karier secara mandiri di era digital.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana kegiatan, Infita, menyampaikan harapan agar mahasiswa mampu memanfaatkan media sosial secara lebih produktif dan kreatif.
“Pada acara workshop ini, kami berharap media sosial tidak hanya menjadi tempat untuk scrolling, tetapi menjadi ruang untuk berkarya dan menciptakan peluang bagi generasi Z,” ujarnya.
Dalam Workshop ini, HMP menghadirkan tiga pemateri dengan keahlian berbeda di bidang kreatif digital. Materi pertama tentang Copywriting disampaikan oleh M. Imron Nasir. Ia menjelaskan bahwa copywriting merupakan keterampilan strategis dalam dunia digital yang berfungsi untuk membangun citra, meningkatkan interaksi, serta mendorong audiens melakukan tindakan tertentu.
“Dalam dunia digital, copywriting berperan membangun brand awareness, meningkatkan engagement seperti like, komentar, dan share, serta mendorong conversion,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa penulis perlu memahami user persona dari sisi demografi dan psikografi, menentukan tone of voice yang tepat, serta menggunakan metode AIDA dan PAS untuk menarik perhatian hingga mendorong tindakan. Menurutnya, personal branding harus menekankan keaslian, sedangkan branding organisasi berfokus pada kredibilitas dan visi kolektif.
Materi kedua mengenai Marketplace disampaikan oleh Ahmad Azza Alifudin. Ia menekankan pentingnya keberanian memulai dan menjaga konsistensi dalam membangun konten digital.
“Kuncinya adalah berani memulai sekarang, karena sukses lahir dari konsistensi, bukan kesempurnaan. Jangan menunggu siap, mulai saja dulu,” tegasnya.
Sementara itu, materi ketiga tentang Desain Grafis disampaikan oleh Ach. Latoiful Mahasin. Ia menekankan pentingnya orisinalitas dan kreativitas dalam proses pengeditan visual.
“Dalam fotografi dan videografi, proses pengeditan sebaiknya tidak bergantung pada template. Mahasiswa perlu berani membuat desain sendiri. Meniru konsep boleh, tetapi jangan sekadar menggunakan template,” jelasnya.
Pewarta: Dewi Roichatul Jannah
Editor: Husnul K
