Dosen BSA Unugiri Raih Juara 3 Karya Ilmiah Berpengaruh Bidang Bahasa dan Sastra
March 15, 2026Perpustakaan Unugiri Terima Hibah 306 Buku Bahasa dan Sastra Arab dari Dosen UINSA
April 2, 2026
bsa.unugiri.ac.id, Bojonegoro — Fakultas Syariah dan Adab (FSA) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) menggelar acara Halal Bihalal yang berlangsung pada Selasa (31/3/2026) di Auditorium Hasyim Asy’ari. Kegiatan ini menjadi momentum penting pasca-Ramadhan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai intelektual dan spiritual di kalangan civitas akademika.
Mengusung tema “Menguatkan Mental Resilien, Intelektual Kritis, dan Solidaritas Mahasiswa”, acara ini tidak hanya diisi dengan tradisi saling bermaafan, tetapi juga menghadirkan forum diskusi berbentuk seminar. Materi disampaikan langsung oleh Dekan FSA Agus Sholahudin Shidiq, yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan membangun pola pikir positif dalam menghadapi dinamika kehidupan.
Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa menjaga hati dan memperkuat mental merupakan kunci penting untuk menjalani kehidupan dengan bijak. Momentum setelah Ramadhan, menurutnya, menjadi kesempatan berharga untuk terus memperbaiki diri, baik secara spiritual, intelektual, maupun sosial. Ia juga menekankan pentingnya sikap saling memaafkan yang berdampak pada ketenangan hati dan kesehatan mental.
Selain itu, beliau memperkenalkan pendekatan sederhana dalam menyikapi berbagai peristiwa melalui langkah STAR (Stop–Think–Assess–Respond), yaitu memulai dengan kesadaran diri berupa mengehentikan reaksi impulsif, berpikir jernih, menilai secara objektif, dan merespons dengan bijak.
Nuril Millati, salah satu mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) mengungkapkan kesannya terhadap kegiatan ini.
“Alhamdulillah rangkaian acara berjalan dengan lancar tanpa kendala. Respon peserta begitu antusias dan semangat karena event ini adalah yang pertama kalinya diadakan di Fakultas Syariah dan Adab. Antusiasme juga terlihat dari para Bapak dan Ibu dosen,” ungkapnya.
Milla juga menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat besar, baik dari sisi relasi maupun wawasan.
“Dengan adanya event ini bisa menjadi ajang pengenalan dan menambah relasi antar mahasiswa FSA, serta merekatkan hubungan antara dosen dan mahasiswa untuk saling memaafkan. Materi yang disampaikan juga sangat relevan, khususnya untuk generasi Z. Harapan saya, semoga acara seperti ini dapat diadakan setiap tahunnya,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, keilmuan, dan ketahanan mental mahasiswa FSA semakin kuat, sejalan dengan nilai-nilai yang dibangun dalam suasana pasca-Ramadhan.
Pewarta: Infitakhatus Salmatul F
Editor: Dewi Roichatul J
